Oct 10, 2026
breaking

BREAKING: 17.434 Kasus ISPA Hantam Palembang, Karhutla Banyuasin Kembali Membara

PALEMBANG — BARU SAJA, Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat 17.434 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sepanjang September 2025. Angka ini meledak akibat asap kebakaran hutan dan lahan (...

BREAKING: 17.434 Kasus ISPA Hantam Palembang, Karhutla Banyuasin Kembali Membara

PALEMBANG — BARU SAJA, Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat 17.434 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sepanjang September 2025. Angka ini meledak akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Pempek selama sebulan penuh.

UPDATE terbaru makin mencemaskan. Kebakaran lahan gambut KONFIRMASI kembali terjadi di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu sore (7/10). Titik api baru ini langsung memicu kekhawatiran lonjakan pasien ISPA susulan.

Fakta Kunci Menit Lalu

  • 17.434 kasus ISPA tercatat sepanjang September di Palembang
  • Mayoritas korban: anak-anak dan lansia
  • Kebakaran lahan gambut baru di Banyuasin, Rabu (7/10) sore
  • Asap kiriman diduga kuat jadi pemicu utama
  • Warga diminta siaga dan gunakan masker

"Ini dampak langsung karhutla. Asapnya masuk ke permukiman," ujar seorang petugas kesehatan di puskesmas setempat, dikonfirmasi Beritatercepat, Rabu malam.

Menurut data yang dihimpun, lonjakan kasus ISPA terjadi merata di hampir seluruh kecamatan. Fasilitas kesehatan dilaporkan kewalahan menerima pasien, terutama pada jam sibuk pagi dan malam.

Banyuasin Kembali Terbakar

BREAKING: titik api baru muncul di lahan gambut Banyuasin. Kondisi gambut yang kering membuat api cepat membesar dan sulit dipadamkan. Tim gabungan diterjunkan ke lokasi untuk proses pemadaman darurat.

Saksi mata di lokasi menyebut asap tebal membubung tinggi sejak sore. Angin kencang dikhawatirkan membawa asap kembali ke arah Palembang dalam beberapa jam ke depan.

  • Lahan gambut mudah terbakar saat kemarau
  • Api di gambut sulit dideteksi dari permukaan
  • Evakuasi warga sekitar mulai disiapkan
  • Pemantauan kualitas udara diperketat

Warga Diminta Siaga

Warga Palembang dan sekitarnya diimbau meningkatkan kewaspadaan. Masker, air bersih, dan sirkulasi udara tertutup jadi langkah paling dasar menekan risiko ISPA.

Kelompok rentan — balita, ibu hamil, dan lansia — diminta mengurangi aktivitas luar ruang. Sekolah dilaporkan mulai memantau kesehatan siswa secara berkala.

"Kalau asap memburuk, kami akan evaluasi aktivitas luar ruang," kata seorang pejabat lingkungan, dikonfirmasi terpisah.

Perkembangan situasi masih dinamis. Tim pemadaman berjibaku di Banyuasin, sementara rumah sakit di Palembang bersiap menerima lonjakan pasien baru.

Beritatercepat akan terus memantau perkembangan karhutla dan dampak ISPA di Sumatera Selatan. Ikuti update menit demi menit hanya di sini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User