MERAUKE — Sebanyak 33 warga binaan yang kabur saat Lapas Kelas IIB Merauke, Papua Selatan, dilalap api berhasil ditangkap kembali. Penangkapan dilakukan setelah operasi pencarian intensif di sekitar wilayah lapas dan permukiman warga, Jumat dini hari.
Kabar ini BARU SAJA dikonfirmasi pihak berwenang setempat. Sebelumnya, puluhan napi dilaporkan menerobos keluar saat kepanikan massal terjadi akibat kebakaran yang diduga kuat dipicu pembakaran oleh oknum tak dikenal.
Kronologi Singkat
- Api diduga muncul dari dalam area lapas dan dengan cepat membesar.
- Situasi darurat memaksa petugas mengutamakan evakuasi dan penyelamatan.
- Dalam kekacauan itu, sejumlah warga binaan memanfaatkan celah untuk melarikan diri.
- Tim gabungan langsung menyisir titik-titik yang diduga menjadi jalur kabur.
“Kami bergerak cepat. 33 orang sudah kembali diamankan,” ujar seorang pejabat lapas dalam keterangan resmi yang diterima media ini. Identitas para napi yang ditangkap belum dirinci karena masih dalam pendataan.
Operasi Pengejaran Masih Berlanjut
Hingga berita ini diturunkan, aparat masih menyisir kawasan sekitar. Sejumlah saksi mata mengaku melihat beberapa warga binaan berlarian ke arah permukiman warga dan area hutan kecil di belakang lapas.
Petugas juga memasang garis pembatas dan memeriksa kendaraan yang melintas. Warga diminta segera melapor bila melihat orang mencurigakan.
Belum ada keterangan resmi soal jumlah total napi yang kabur dan berapa yang masih buron. Namun, sumber internal menyebut jumlah awal yang melarikan diri lebih dari angka yang sudah ditangkap.
Kerugian dan Penyelidikan
Kebakaran menghanguskan sejumlah ruangan, termasuk blok hunian dan fasilitas administrasi. Kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Penyelidik tengah mendalami penyebab pasti api. Polisi belum menyimpulkan apakah kebakaran murni akibat korsleting atau ada unsur kesengajaan.
“Semua opsi kami periksa, termasuk kemungkinan pembakaran,” kata sumber kepolisian.
Imbauan untuk Warga
Warga Merauke diimbau tetap tenang dan tidak menyebar informasi bohong. Situasi di sekitar lapas berangsur kondusif setelah aparat keamanan dikerahkan.
Pihak lapas memastikan akan memperketat pengamanan dan mengevaluasi prosedur tanggap darurat.
Perkembangan terbaru akan diperbarui segera. Ikuti terus laporan Beritatercepat.
Comments (0)