BREAKING: Aparat gabungan Polri dan BNN BARU SAJA menggerebek Kampung Ambon dan Boncos. Sebanyak 24 orang ditangkap terkait kasus narkoba. Sejumlah pelaku dilaporkan kabur dengan melompat ke sungai saat penggerebekan berlangsung.
Operasi gabungan ini dikonfirmasi berlangsung cepat dan mengejutkan warga. Saksi mata menyebut suasana mendadak ricuh ketika petugas mengepung kawasan padat tersebut. Beberapa orang yang panik memilih melarikan diri ke arah aliran sungai untuk menghindari penangkapan.
Fakta Kunci Penggerebekan
- 24 orang diamankan aparat gabungan Polri-BNN
- Lokasi: Kampung Ambon dan Boncos
- Barang bukti: sabu, ganja, dan alat isap
- Sejumlah pelaku melarikan diri ke sungai
- Operasi masih berlangsung dan situasi dijaga ketat
Petugas menyita sejumlah barang bukti dari lokasi. Mulai dari sabu, ganja, hingga alat isap yang diduga digunakan para pelaku. Barang bukti itu langsung diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Ada pelaku yang lari ke sungai,” ujar seorang saksi mata di lokasi. Pernyataan itu memperkuat dugaan bahwa sebagian target operasi berusaha kabur saat aparat masuk ke permukiman.
Evakuasi dan Pengejaran
Tim gabungan bergerak cepat mengejar pelaku yang melarikan diri. Proses evakuasi dan pengejaran dilaporkan berlangsung di sekitar aliran sungai. Aparat bersiaga penuh untuk mencegah pelaku lolos dari pengepungan.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah titik di kawasan tersebut masih dijaga ketat. Warga diminta tetap tenang dan tidak mendekati area operasi. Perkembangan terbaru akan terus diperbarui.
Update Terbaru
Belum ada keterangan resmi soal status para pelaku yang kabur. Namun aparat memastikan penggerebekan ini bagian dari pemberantasan narkoba di wilayah rawan. Penangkapan 24 orang menjadi sinyal tegas bahwa operasi tidak main-main.
KONFIRMASI: Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Fokus petugas kini menyisir pelaku yang masih buron. Masyarakat diimbau melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan.
Ini perkembangan menit terakhir. Ikuti terus update hanya di Beritatercepat.
Comments (0)