PALANGKA RAYA — Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni langsung angkat bicara setelah aksi demonstrasi menuntut dirinya mundur meletus di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Demo itu BARU SAJA digelar sejumlah pemuda yang menilai kinerjanya gagal menangani krisis kebakaran hutan dan lahan di Kalteng.
"Saya tetap bekerja," tegas Raja Juli saat dikonfirmasi, merespons desakan mundur yang disampaikan massa aksi.
Menhut menegaskan fokus utamanya saat ini adalah penanganan kebakaran dan kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah.
Desakan Mundur Menguat
Massa demo di Palangka Raya menuntut Raja Juli Antoni mundur dari jabatannya. Mereka menilai penanganan karhutla tidak maksimal.
- Aksi digelar pemuda di Palangka Raya, Kalteng
- Tuntutan utama: Menhut Raja Juli Antoni mundur
- Isu pemicu: kebakaran hutan dan kabut asap
- Menhut menolak mundur dan pilih tetap bekerja
Saksi mata menyebut massa membawa spanduk bertuliskan tuntutan mundur. Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan benturan antara massa dan petugas di lokasi.
Fokus Penanganan Karhutla
Raja Juli menegaskan pemerintah terus melakukan upaya pemadaman dan penanganan asap.
Menurutnya, situasi darurat menuntut semua pihak bekerja, bukan saling menuntut mundur.
"Saya akan tetap bekerja menangani kebakaran dan kabut asap," ujarnya menegaskan.
Ia mengaku memahami aspirasi massa. Namun ia memilih merespons dengan kerja nyata di lapangan.
Kabut asap dilaporkan masih berdampak pada aktivitas warga di sejumlah daerah Kalteng.
- Pemadaman terus dilakukan di titik panas
- Status siaga darurat diperpanjang di beberapa wilayah
- Evakuasi warga terdampak asap jadi prioritas
Kunjungan ke Taman Nasional Sebangau
Desakan mundur muncul saat Raja Juli berada di Palangka Raya. Ia berkunjung ke Taman Nasional Sebangau.
Kunjungan itu didampingi Gubernur Kalimantan Tengah. Agenda berfokus pada pengelolaan kawasan konservasi.
Namun aksi demo di luar agenda itu mencuri perhatian publik. Massa memanfaatkan momen kunjungan untuk menyuarakan tuntutan.
Sejumlah pihak menilai eskalasi politik lokal memanas seiring memburuknya kualitas udara.
Update terbaru: Menhut dipastikan belum berencana mundur. Ia menyatakan komitmen penuh menuntaskan krisis karhutla.
Perkembangan situasi di Palangka Raya masih terus dipantau. Beritatercepat akan memperbarui informasi begitu ada konfirmasi resmi.
Comments (0)