Oct 11, 2026
breaking

Kebakaran TPA Takome Ternate Belum Padam

TERNATE – Kobaran api yang melanda Tempat Pembuangan Akhir di Kelurahan Takome, Kota Ternate, Maluku Utara, masih terus berkobar hingga Minggu sore. Meski tim gabungan telah dikerahkan dengan kekuat...

Kebakaran TPA Takome Ternate Belum Padam

TERNATE – Kobaran api yang melanda Tempat Pembuangan Akhir di Kelurahan Takome, Kota Ternate, Maluku Utara, masih terus berkobar hingga Minggu sore. Meski tim gabungan telah dikerahkan dengan kekuatan besar, upaya pemadaman menghadapi berbagai tantangan yang membuat api sulit untuk segera dipadamkan sepenuhnya. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak yang lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Upaya Pemadaman Terus Dilakukan

Sejak kebakaran pertama kali terpantau, berbagai pihak langsung bergerak untuk mengendalikan situasi. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate bersama Dinas Lingkungan Hidup setempat membentuk tim gabungan yang bekerja tanpa henti. Tidak hanya petugas, peran aktif warga sekitar juga terlihat dalam membantu proses pemadaman dengan berbagai cara yang mereka bisa lakukan di tengah keterbatasan alat.

Untuk memperkuat operasi, Damkar Ternate mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam ke lokasi. Satu unit water cannon milik Polres Ternate turut diterjunkan guna menjangkau titik api yang berada di area luas dan sulit dijangkau dengan selang biasa. Dengan dukungan tersebut, total sebanyak 350 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran ini. Mereka dibagi ke beberapa sektor untuk fokus pada titik kobaran yang terus bermunculan.

Tantangan di Lapangan Memperlambat Pemadaman

Meski kekuatan personel dan peralatan terbilang besar, pemadaman tidak berjalan mudah. Salah satu kendala utama adalah luasnya area yang terbakar. TPA Takome merupakan lokasi penampungan sampah dalam skala kota yang menampung beragam jenis limbah. Akumulasi sampah organik dan anorganik yang telah bertahun-tahun menumpuk menciptakan lapisan bahan bakar yang tebal. Ketika api menjalar ke bagian dalam tumpukan, kobaran sulit dijangkau oleh air dan cenderung muncul kembali di titik berbeda.

Faktor cuaca turut memperberat situasi. Kondisi angin yang kerap berubah arah membuat api cepat menyebar ke sektor lain yang sebelumnya belum terbakar. Selain itu, medan di kawasan TPA yang tidak rata serta akses jalan terbatas menyulitkan pergerakan mobil pemadam dan water cannon untuk mencapai seluruh titik kobaran. Hal ini memaksa tim untuk menggunakan strategi pemadaman bertahap dengan memprioritaskan area yang berpotensi meluas ke permukiman terdekat.

Dampak Bagi Lingkungan dan Masyarakat

Kebakaran ini menimbulkan dampak yang mulai dirasakan masyarakat sekitar. Asap tebal yang membubung tinggi terlihat dari berbagai penjuru kota dan terbawa angin ke pemukiman. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki riwayat penyakit saluran pernapasan. Beberapa warga terpaksa membatasi aktivitas luar ruangan untuk mengurangi paparan asap.

Dari sisi lingkungan, pembakaran sampah dalam skala besar melepaskan berbagai zat berbahaya ke udara. Selain itu, kebakaran yang berlangsung lama juga berpotensi memengaruhi kualitas tanah dan air di sekitar lokasi. Kehilangan lapisan penutup alami akibat kobaran api dapat memperbesar risiko erosi saat hujan tiba. Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat TPA Takome berperan penting dalam pengelolaan sampah kota.

Perhatian Terhadap Keberlanjutan Penanganan

Kebakaran TPA bukanlah kejadian yang terisolasi dan kerap kali berulang di berbagai daerah, terutama saat memasuki periode kering. Hal ini menyoroti pentingnya langkah pencegahan jangka panjang, seperti pemantauan rutin titik rawan, pengelolaan gas metana yang dihasilkan sampah organik, serta pemisahan sampah sejak sumber untuk mengurangi volume yang berpotensi terbakar.

Sementara itu, fokus saat ini tetap tertuju pada pemadaman total. Tim gabungan terus memperbarui strategi dengan mempertimbangkan perubahan arah angin dan kemunculan titik api baru. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap perkembangan situasi, terutama terkait kualitas udara. Hingga Minggu sore, kobaran api masih belum sepenuhnya padam dan operasi pemadaman akan terus berlanjut hingga situasi dinyatakan aman.

Harapan Menuju Penanganan Komprehensif

Kejadian ini menjadi pengingat akan kebutuhan mendesak untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih aman dan berkelanjutan. Investasi dalam teknologi pengolahan sampah, peningkatan kapasitas pemadaman, serta edukasi masyarakat menjadi kunci untuk mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang. Bagi Kota Ternate, penanganan pasca-kebakaran juga perlu mencakup pemulihan lingkungan dan pemantauan kesehatan warga terdampak.

Dengan kerja keras tim gabungan dan dukungan masyarakat, diharapkan api dapat segera dikendalikan sepenuhnya. Namun, upaya jangka panjang jauh lebih penting untuk memastikan bahwa kawasan ini tidak kembali menjadi sumber risiko kebakaran di kemudian hari.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User