Oct 10, 2026
Nasional

Gibran Minta Pendeta Indonesia Perkuat Persatuan dalam Keberagaman

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meminta jajaran pengurus Asosiasi Pendeta Indonesia (API) mengambil peran aktif dalam merawat persatuan bangsa di

Gibran Minta Pendeta Indonesia Perkuat Persatuan dalam Keberagaman

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meminta jajaran pengurus Asosiasi Pendeta Indonesia (API) mengambil peran aktif dalam merawat persatuan bangsa di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas Indonesia. Seruan itu disampaikan Gibran saat menerima audiensi pengurus API di lingkungan Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (7/10).

Pertemuan tersebut menjadi salah satu agenda rutin Wapres untuk menyerap aspirasi organisasi keagamaan. Gibran menilai organisasi lintas denominasi seperti API memiliki posisi strategis karena jangkauan pelayanannya menyentuh langsung masyarakat akar rumput, dari kota besar hingga pelosok desa.

Timeline Pertemuan Wapres dengan API

  1. Pukul 10.00 WIB — Rombongan pengurus API tiba di lingkungan Istana Wakil Presiden dan disambut protokol kepresidenan.
  2. Sesi pembukaan — Ketua API menyampaikan profil organisasi serta program pelayanan sosial yang telah berjalan.
  3. Dialog utama — Gibran menegaskan pentingnya peran pemuka agama menjaga kerukunan antarumat beragama.
  4. Penyampaian aspirasi — API mengusulkan penguatan kemitraan dengan pemerintah daerah dalam program bantuan sosial.
  5. Penutup — Wapres mengajak API turut menyosialisasikan nilai toleransi kepada jemaat masing-masing.

Peran Strategis Organisasi Keagamaan

Dalam pertemuan itu, Gibran menekankan bahwa harmoni sosial bukan sesuatu yang muncul otomatis, melainkan hasil kerja kolektif yang perlu dipelihara terus-menerus. Menurutnya, pendeta dan pemuka agama memiliki kedekatan emosional dengan umat sehingga pesan persatuan dapat tersampaikan lebih efektif dibandingkan kanal formal pemerintah.

"Keberagaman yang ada di negeri ini harus dijaga dengan baik, karena keberagaman harus menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan," pesan Gibran kepada para pengurus API.

Gibran juga mengingatkan bahwa Indonesia akan menghadapi berbagai agenda besar yang menuntut stabilitas sosial, mulai dari program pembangunan daerah hingga penyelenggaraan agenda nasional. Stabilitas tersebut, lanjut dia, hanya bisa dicapai jika seluruh elemen masyarakat bersedia berdiri di barisan yang sama.

Pemerintah, kata Wapres, tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kerukunan. Perlu ada kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dan organisasi kepemudaan agar pesan-pesan perdamaian sampai ke semua lapisan.

Aspek Peran Pemerintah Peran Organisasi Keagamaan
Kebijakan sosial Menyusun regulasi dan anggaran Menjangkau kelompok rentan
Pendidikan karakter Menyiapkan kurikulum formal Pembinaan nilai moral umat
Kerukunan umat Fasilitasi dialog antarumat Menjaga relasi antarjemaat
Stabilitas nasional Menjaga keamanan & hukum Menyosialisasikan pesan damai

Respons dan Harapan API

Pihak API menyambut positif arahan Wapres. "Kami memahami bahwa tugas menjaga persatuan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kami sebagai pelayan umat. Ini tantangan bersama," ujar salah satu pengurus API usai pertemuan.

Menurut kalangan pengamat sosial keagamaan, pendekatan yang dilakukan Gibran mencerminkan strategi kolaboratif yang banyak dipakai negara-negara majemuk, yaitu melibatkan komunitas keagamaan sebagai jaring pengaman sosial. "Negara dengan keberagaman tinggi yang sukses biasanya menempatkan pemuka agama sebagai mitra, bukan sekadar objek kebijakan," ujar seorang pengamat dari lembaga studi kerukunan di Jakarta.

Gibran berharap API dapat menjadi teladan dalam membangun dialog lintas keyakinan, sekaligus aktif membantu pemerintah menyukseskan berbagai program pembangunan. Dengan begitu, keberagaman di Indonesia tetap terjaga sebagai modal sosial, bukan pemicu gesekan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User