BREAKING! Riyadh Air resmi membuka penjualan tiket rute langsung Jakarta–Riyadh. Penerbangan perdana dijadwalkan mulai 16 November 2026. Kabar ini dikonfirmasi langsung dari pengumuman resmi maskapai nasional Arab Saudi tersebut.
Langkah ini menandai babak baru konektivitas udara antara dua ibu kota negara anggota G20. Rute Jakarta (CGK) menuju Riyadh (RUH) menjadi jalur strategis terbaru Riyadh Air di kawasan Asia.
Dengan pembukaan rute ini, portofolio destinasi global Riyadh Air kini bertambah menjadi 16 tujuan internasional. Ekspansi ini disebut sebagai bagian dari percepatan jaringan maskapai di pasar-pasar utama dunia.
Fakta Kunci Rute Baru
- Mulai operasi: 16 November 2026
- Frekuensi: tiga penerbangan per minggu
- Armada: Boeing 787-9 Dreamliner
- Rute: Jakarta (CGK) – Riyadh (RUH) pulang-pergi
Jadwal keberangkatan dari Riyadh berkode RX0869 beroperasi setiap Senin, Rabu, dan Jumat pukul 22.50 waktu setempat. Pesawat tiba di Jakarta pukul 12.00 WIB keesokan harinya.
Penerbangan balik dari Jakarta berkode RX0870 berangkat setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 15.00 WIB. Pesawat mendarat di Riyadh pukul 20.15 waktu setempat.
Dorong Perdagangan dan Diplomasi
Kehadiran rute langsung ini diprediksi menggenjot aktivitas perdagangan, perjalanan bisnis, hingga hubungan diplomatik kedua negara. Data yang dilaporkan mencatat nilai perdagangan bilateral Indonesia–Arab Saudi menembus USD 6,6 miliar sepanjang 2025.
Pada paruh pertama 2026, angka perdagangan kedua negara tercatat USD 2,6 miliar. Penerbangan langsung dinilai mampu memangkas waktu tempuh dan biaya logistik bagi pelaku usaha.
CEO Riyadh Air, Tony Douglas, menyatakan pembukaan rute Jakarta merupakan komitmen strategis perusahaan. Ia menegaskan penerbangan ini menghubungkan pasar global utama melalui Riyadh.
"Penerbangan ini mencerminkan komitmen strategis kami untuk menghubungkan pasar-pasar global utama melalui Riyadh, mendorong pertumbuhan bisnis dan pariwisata sejalan dengan Visi 2030, serta menghadirkan pengalaman perjalanan berbasis digital," ujar Tony Douglas.
Layanan Ibadah dan Penerbangan Lanjutan
Selain segmen korporat dan diplomatik, rute ini dinilai menjadi sarana penunjang perjalanan ibadah. Jemaah umrah dan haji dari Indonesia bakal menikmati akses lebih cepat menuju Arab Saudi.
Penumpang juga dapat memanfaatkan Riyadh sebagai hub untuk penerbangan lanjutan ke Eropa, Amerika, dan Afrika. Konektivitas ini memperkuat posisi Riyadh sebagai gerbang udara regional.
Riyadh Air menjanjikan pengalaman perjalanan berbasis digital, mulai dari proses pemesanan hingga layanan kabin. Armada Boeing 787-9 Dreamliner disebut menawarkan kenyamanan kelas bisnis dengan pintu privasi.
UPDATE: Penjualan tiket rute Jakarta–Riyadh dilaporkan sudah dibuka. Calon penumpang diminta segera melakukan pemesanan karena kuota kursi terbatas.
Perkembangan selanjutnya soal tarif dan paket promosi masih dinanti. Beritatercepat akan terus memantau informasi resmi dari maskapai.
Comments (0)