JAKARTA — BARU SAJA, PDIP resmi mendukung pembentukan panitia khusus (pansus) untuk mengusut tuntas putusan Mahkamah Konstitusi soal syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024.
Dukungan itu disampaikan langsung di gedung parlemen, Selasa sore. PDIP menilai pansus menjadi jalan tercepat membongkar keterkaitan putusan MK dengan pencalonan wakil presiden nomor urut dua tersebut.
"Bila perlu panggil sekolahnya," tegas seorang anggota dewan dari fraksi PDIP, dikonfirmasi awak media. Pernyataan itu memicu spekulasi bahwa pansus tak akan berhenti di dokumen.
Fakta Kunci Menit Ini
- PDIP dukung penuh pembentukan pansus ijazah Gibran
- Objek penyelidikan: putusan MK soal syarat pendidikan cawapres
- Wacana pemanggilan pihak sekolah mencuat
- Pansus disebut bisa dibentuk lewat rapat paripurna terdekat
- Publik menanti sikap fraksi lain di Senayan
UPDATE — sejumlah saksi mata di ruang rapat menyebut pembahasan berlangsung alot. Fraksi PDIP bersikeras pansus tak bisa ditunda. Alasannya, isu ini menyangkut integritas proses demokrasi.
"Ini bukan soal satu orang. Ini soal konstitusi," ujar sumber internal parlemen. Pernyataan itu langsung menjadi sorotan.
Rekam Jejak Putusan MK
Pansus bakal mendalami putusan MK yang mengubah syarat pencalonan presiden dan wakil presiden. Perubahan itu dinilai membuka pintu bagi Gibran maju sebagai cawapres meski belum berusia 40 tahun.
PDIP mencium kejanggalan. Mereka meminta seluruh dokumen pendidikan Gibran dibuka. Bila perlu, pihak sekolah dimintai klarifikasi langsung.
"Kami ingin tahu siapa yang menandatangani. Kapan. Di mana. Semua harus jelas," kata anggota dewan tersebut.
Sekolah yang disebut dalam wacana pemanggilan ini berlokasi di Singapura. Namun KONFIRMASI resmi soal jadwal pemanggilan belum diterbitkan.
Respons Cepat Terus Mengalir
Sejumlah pengamat menilai langkah PDIP berisiko memicu polemik baru. Namun mereka sepakat, pansus adalah mekanisme sah untuk menguji proses hukum.
"Kalau ada kecurigaan, pansus memang jalannya. Tapi harus berbasis data," ujar seorang analis politik.
Pendukung Gibran belum memberi tanggapan resmi. Kubu Istana juga belum berkomentar.
Sementara itu, massa mulai berdatangan ke depan gedung parlemen. Mereka membawa spanduk bertuliskan seruan transparansi.
"Evakuasi kecil dilakukan karena beberapa orang pingsan," kata petugas keamanan. Situasi dilaporkan kembali kondusif.
Yang Harus Dipantau
- Apakah pansus disahkan di paripurna pekan ini
- Siapa saja anggota pansus yang duduk
- Apakah pihak sekolah benar-benar dipanggil
- Dampaknya ke pencalonan Gibran di Pilpres 2024
- Sikap partai lain di Koalisi Indonesia Maju
Hingga berita ini diturunkan, PDIP masih menggelar rapat internal. Keputusan final soal nama anggota pansus dijadwalkan keluar besok.
Perkembangan lanjutan akan kami update di Detik Ini Juga. Pantau terus.
Comments (0)