BARU SAJA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat. Tujuh saksi dari dua pemerintah daerah di Sumatra Utara diperiksa, Selasa (hari ini). Penyelidikan menyasar dugaan korupsi proyek jalan di wilayah itu.
Pemeriksaan berlangsung di Gedung KPK, Jakarta. Saksi berasal dari Pemkot Padangsidimpuan dan Pemkab Tapanuli Selatan. Tak tanggung-tanggung, seorang ajudan wali kota ikut dipanggil penyidik.
Fakta Kunci Menit Ini
- Tujuh saksi diperiksa serentak hari ini.
- Saksi terdiri dari pejabat Pemkot Padangsidimpuan dan Pemkab Tapsel.
- Ajudan Wali Kota Padangsidimpuan masuk daftar yang dipanggil.
- Kasus terkait dugaan korupsi proyek jalan di Sumut.
- Penyidik mendalami aliran dana dan peran tiap pihak.
"Pemeriksaan ini untuk mengumpulkan bukti," ujar juru bicara KPK, dikonfirmasi awak media. Ia belum merinci konstruksi perkara secara gamblang. Namun, sumber internal menyebut penyidik fokus pada mark-up anggaran proyek.
Pejabat dan Ajudan Dipanggil
Sejumlah nama disebut dalam pemeriksaan. Ada pejabat dinas terkait, staf keuangan, hingga ajudan wali kota. Kehadiran ajudan mengejutkan pengamat. Diduga ada komunikasi yang perlu diklarifikasi penyidik.
Saksi tiba sejak pagi. Mereka bergantian masuk ruang pemeriksaan. Tak ada keterangan resmi usai diperiksa. Beberapa tampak bungkam saat ditanya wartawan.
Penyidik KPK menelusuri dokumen pengadaan jalan. Sejumlah kontraktor disebut bakal dipanggil. Nilai proyek diduga miliaran rupiah.
Dua Daerah Disorot
Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan sama-sama mendapat alokasi proyek infrastruktur. Kualitas jalan jadi sorotan warga selama ini. Kini, dugaan korupsi menyeret pejabat daerah.
KPK memastikan penyelidikan berlanjut. Belum ada tersangka baru diumumkan. Namun, status kasus naik ke penyidikan bila bukti cukup.
"Kami minta publik bersabar," kata sumber KPK. "Setiap perkembangan akan kami sampaikan resmi."
Kronologi dan Konfirmasi
Kasus ini mencuat setelah laporan masyarakat. Audit internal menemukan kejanggalan. Penyidik lalu memetakan peran pejabat. Pemeriksaan hari ini bagian dari penajaman.
Saksi dari Pemkab Tapsel membidangi pekerjaan umum. Saksi dari Pemkot Padangsidimpuan terkait perencanaan anggaran. Ajudan wali kota diduga mengetahui komunikasi tertentu.
Pengacara sejumlah saksi membantah kliennya terlibat. "Klien kami hanya dimintai keterangan," kata salah satu penasihat hukum. Ia menegaskan kooperatif.
Siaga Perkembangan Lanjutan
KPK dijadwalkan memeriksa saksi lain pekan ini. Sejumlah kontraktor dan konsultan pengawas masuk radar. Penyidik juga menelusuri rekening bank pihak terkait.
Warga berharap kasus terang benderang. "Kalau ada korupsi, tangkap," ujar warga Padangsidimpuan. Harapan serupa datang dari Tapsel.
Beritatercepat akan terus memantau. Setiap perkembangan akan kami kabarkan secepatnya. Pantau terus kanal ini untuk update terbaru.
UPDATE — Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi soal tersangka. Ketujuh saksi masih diperiksa intensif. KPK menyiapkan langkah lanjutan bila temuan menguat.
Comments (0)