Oct 10, 2026
breaking

BREAKING: DPR Tunjuk Bahtra Banong Pimpin Panja RUU Pemilu

JAKARTA — BARU SAJA, DPR RI resmi menunjuk politikus Partai Gerindra, Bahtra Banong, sebagai Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu. Keputusan ini dikonfirmasi dalam rapat tertutup di ruang Komisi I...

BREAKING: DPR Tunjuk Bahtra Banong Pimpin Panja RUU Pemilu

JAKARTA — BARU SAJA, DPR RI resmi menunjuk politikus Partai Gerindra, Bahtra Banong, sebagai Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu. Keputusan ini dikonfirmasi dalam rapat tertutup di ruang Komisi II DPR, Senin sore.

Rapat penetapan dipimpin langsung Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Sejumlah anggota Komisi II hadir dalam forum yang berlangsung sekitar satu jam tersebut.

Fakta Kunci Penetapan

  • Bahtra Banong ditetapkan sebagai Ketua Panja RUU Pemilu.
  • Rapat digelar di ruang Komisi II DPR RI.
  • Dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
  • Penetapan dilakukan lewat mekanisme rapat internal.
  • Politikus Gerindra itu langsung menerima mandat memimpin pembahasan.

Informasi ini dilaporkan langsung dari lingkungan parlemen. Seorang saksi mata menyebut rapat berlangsung cepat dan tanpa perdebatan panjang. "Semua sepakat, tidak ada penolakan berarti," ujar sumber di lokasi.

Tanggung Jawab Besar Menanti

Posisi Ketua Panja RUU Pemilu bukan jabatan ringan. Bahtra kini memegang kendali pembahasan aturan paling sensitif dalam siklus demokrasi Indonesia.

RUU Pemilu menyangkut sejumlah isu krusial:

  • Sistem pemilihan umum dan metode konversi suara.
  • Ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.
  • Ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.
  • Metode penghitungan kursi dan penataan daerah pemilihan.
  • Tahapan serta jadwal penyelenggaraan pemilu.

Setiap pasal yang dibahas bakal berdampak langsung pada peta politik nasional. Publik dipastikan mengawasi ketat setiap langkah panja.

Tekanan Publik Meningkat

Penunjukan ini memicu sorotan. Sejumlah kalangan menuntut proses pembahasan berjalan transparan. Mereka mendesak panja membuka ruang partisipasi bagi masyarakat.

Kritik utama menyasar potensi konflik kepentingan. Bahtra berasal dari partai yang punya kepentingan langsung dalam aturan pemilu. Hal ini dikonfirmasi sejumlah pengamat sebagai titik rawan.

"Semua mata akan tertuju ke panja. Kalau tertutup, legitimasi hasilnya dipertanyakan," kata seorang peneliti kebijakan elektoral.

Agenda Terdekat

Panja disebut segera menggelar rapat perdana. Agenda awal adalah menyusun jadwal pembahasan dan daftar inventarisasi masalah.

Beberapa fraksi dikabarkan sudah menyiapkan usulan versi masing-masing. Perbedaan pendapat soal sistem proporsional terbuka diprediksi menjadi titik panas pertama.

DPR menargetkan pembahasan rampung sebelum tahapan pemilu berikutnya dimulai. Tenggat itu membuat panja bekerja di bawah tekanan waktu.

Perkembangan selanjutnya akan terus dipantau. UPDATE akan diberikan begitu ada pernyataan resmi dari Bahtra Banong maupun pimpinan DPR.

KONFIRMASI: hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari yang bersangkutan. Tim redaksi masih menunggu detail lengkap susunan anggota panja.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User