Oct 10, 2026
breaking

BREAKING: Bareskrim Bongkar Pabrik Vitamin Anak Palsu di Lampung

BARU SAJA — Dittipideksus Bareskrim Polri membongkar pabrik vitamin anak palsu bermerek Apialys di wilayah Lampung. Pabrik ini dikonfirmasi beroperasi sejak 2021. Tidak ada basa-basi: produk palsu i...

BREAKING: Bareskrim Bongkar Pabrik Vitamin Anak Palsu di Lampung

BARU SAJA — Dittipideksus Bareskrim Polri membongkar pabrik vitamin anak palsu bermerek Apialys di wilayah Lampung. Pabrik ini dikonfirmasi beroperasi sejak 2021. Tidak ada basa-basi: produk palsu ini menyasar anak-anak.

Pengungkapan ini mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, Apialys dikenal sebagai vitamin anak yang beredar luas di pasaran. Saksi mata di lokasi menyebut operasional pabrik berjalan tertutup.

Fakta Kunci Hasil Pengungkapan

  • Lokasi: Wilayah Lampung, titik produksi disembunyikan rapat.
  • Merek palsu: Apialys, vitamin anak yang umum dikonsumsi.
  • Sejak kapan: Beroperasi sejak 2021, hampir tiga tahun.
  • Penindak: Dittipideksus Bareskrim Polri.
  • Status: Kasus masih berkembang, penyidikan berlanjut.

"Pabrik ini memproduksi vitamin anak palsu," demikian keterangan resmi yang dikonfirmasi dari pihak kepolisian. Evakuasi barang bukti disebut tengah dilakukan.

Perkembangan terbaru menyebutkan, penyidik masih mendalami jaringan distribusi. Pertanyaan besarnya: sejak 2021, berapa juta botol sudah beredar?

Bahaya Nyata bagi Anak

Vitamin palsu bukan sekadar pelanggaran ekonomi. Dampaknya langsung ke kesehatan anak. Kandungan tidak terverifikasi bisa memicu risiko serius.

Orang tua diminta siaga. Cek kemasan, nomor izin edar, dan sumber pembelian. Jangan asal beli.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi soal jumlah tersangka. Namun aparat memastikan kasus ini masuk kategori darurat perlindungan konsumen.

UPDATE akan menyusul begitu ada konfirmasi baru. Pantau terus.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User