Oct 10, 2026
breaking

BREAKING: 75 Siswa Belajar Biota Laut Lewat Coloring dan Eco-printing

BARU SAJA — Sebanyak 75 siswa SD dan SMK serentak mengikuti workshop kreatif biota laut dalam program Bahtera LiteraSEA. Kegiatan digelar perusahaan pelayaran nasional, Jumat pagi. Para peserta tid...

BREAKING: 75 Siswa Belajar Biota Laut Lewat Coloring dan Eco-printing

BARU SAJA — Sebanyak 75 siswa SD dan SMK serentak mengikuti workshop kreatif biota laut dalam program Bahtera LiteraSEA. Kegiatan digelar perusahaan pelayaran nasional, Jumat pagi.

Para peserta tidak hanya mendengar materi. Mereka langsung praktik mewarnai dan membuat karya eco-printing dari bahan alami. Suasana ruang workshop dilaporkan ramai sejak menit pertama.

Fakta Kunci di Lapangan

  • 75 siswa dari jenjang SD dan SMK terlibat langsung.
  • Dua metode utama: coloring dan eco-printing.
  • Materi fokus: pengenalan biota laut dan ekosistemnya.
  • Pendekatan: belajar sambil berkarya, bukan ceramah satu arah.
  • Lokasi kegiatan dikonfirmasi berlangsung aman dan terkendali.

"Anak-anak sangat antusias. Mereka lebih cepat menyerap informasi lewat aktivitas tangan," ujar salah satu pendamping kegiatan di lokasi.

Mengapa Cara Ini Dipilih

Metode kreatif dinilai lebih efektif menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Alih-alih menghafal nama spesies, siswa diajak menyentuh, mewarnai, dan menghasilkan karya.

Eco-printing menjadi sorotan. Teknik ini memanfaatkan pigmen alami dari tumbuhan untuk menghasilkan motif pada media. Peserta belajar bahwa alam bisa jadi bahan belajar sekaligus bahan karya.

Sementara itu, sesi coloring dipakai untuk mengenalkan bentuk, warna, dan karakter biota laut. Mulai dari ikan kecil hingga mamalia laut besar.

Dampak yang Diharapkan

  • Tumbuh rasa cinta laut sejak usia sekolah.
  • Siswa memahami pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
  • Literasi lingkungan meningkat lewat pengalaman langsung.
  • Kreativitas anak terasah tanpa tekanan akademik.

Program ini disebut bagian dari tanggung jawab sosial di sektor maritim. Fokusnya menyasar generasi muda yang tinggal dekat wilayah perairan.

Sejumlah guru yang mendampingi menyambut baik. Mereka menilai kegiatan seperti ini jarang ditemukan di ruang kelas biasa. "Ini pengalaman baru bagi anak-anak," kata seorang guru.

Perkembangan Selanjutnya

Panitia dikonfirmasi akan mengevaluasi hasil workshop. Jika respons positif berlanjut, format serupa berpeluang diperluas ke sekolah lain.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan kendala berarti. Seluruh peserta dilaporkan kembali dengan aman.

UPDATE — Informasi resmi lanjutan mengenai jumlah sekolah dan jadwal berikutnya masih ditunggu. Redaksi akan memperbarui begitu konfirmasi diterima.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User