Oct 12, 2026
breaking

Ketua Dewan Peringatkan Perlindungan Karya Jurnalistik Era Digital di ASEAN

BREAKING: Ketua Dewan Komaruddin Hidayat menegaskan perlindungan karya jurnalistik di era digital menjadi persoalan darurat yang harus segera dituntaskan lintas negara ASEAN. Pernyataan itu disampaika...

Ketua Dewan Peringatkan Perlindungan Karya Jurnalistik Era Digital di ASEAN

BREAKING: Ketua Dewan Komaruddin Hidayat menegaskan perlindungan karya jurnalistik di era digital menjadi persoalan darurat yang harus segera dituntaskan lintas negara ASEAN. Pernyataan itu disampaikan dalam forum internasional di Bali, Sabtu (10/10/2026).

Konfirmasi ini BARU SAJA mencuat dari ajang ASEAN Forum on the Protection of Journalistic Works in the Copyright Regime in the Digital Era 2026. Forum tersebut mempertemukan pemangku kepentingan dari berbagai negara kawasan.

Poin Kunci Peringatan

  • Karya jurnalistik disebut rentan dibajak di ruang digital.
  • Regulasi hak cipta dinilai belum sinkron antarnegara ASEAN.
  • Platform digital dituding menikmati konten tanpa kompensasi layak.
  • Perlindungan hukum harus diperkuat dan diselaraskan.

Menurut Hidayat, ekosistem digital telah mengubah cara karya jurnalistik diproduksi, disebarkan, dan dikonsumsi. Perubahan itu, kata dia, membuka celah besar bagi praktik pengambilan konten tanpa izin.

"Ini bukan sekadar persoalan teknis. Ini soal keberlanjutan industri dan marwah profesi," tegasnya di hadapan peserta forum, dikonfirmasi dari Bali.

Ancaman Nyata bagi Jurnalis

UPDATE terbaru menyebutkan, banyak karya jurnalistik dipakai ulang tanpa atribusi maupun pembayaran. Saksi mata di forum menyatakan kekhawatiran serupa muncul dari delegasi beberapa negara.

Hidayat meminta negara-negara ASEAN membangun kerangka hukum bersama. Tujuannya, melindungi karya jurnalistik sekaligus memastikan hak ekonomi pencipta tetap dihormati.

  • Perlindungan harus mencakup ranah daring dan luring.
  • Penegakan hukum wajib berjalan konsisten.
  • Kolaborasi lintas negara dinilai tidak bisa ditunda.

Forum di Bali ini dilaporkan menjadi momentum penting. Peserta mendesak langkah konkret, bukan sekadar deklarasi tanpa tindak lanjut.

Seruan Perkembangan Lanjutan

Menurut Hidayat, tanpa perlindungan kuat, kualitas jurnalisme akan tergerus. Ia menyebut masa depan informasi publik berada di titik kritis.

"Kita sedang mempertaruhkan masa depan informasi yang sehat," ujarnya.

Perkembangan forum masih berlangsung. Peserta dijadwalkan merumuskan rekomendasi bersama untuk kawasan. Beritatercepat akan terus memantau situasi ini. Status: SIAGA.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User