Oct 14, 2026
breaking

BREAKING: Walkot Ambon Perintahkan PJJ dan ASN WFH Imbas Asap Karhutla

BARU SAJA — Wali Kota Ambon mengeluarkan instruksi darurat: seluruh sekolah di semua tingkat wajib Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan ASN diminta Work From Home (WFH). Kebijakan ini berlaku 13-16 Okt...

BREAKING: Walkot Ambon Perintahkan PJJ dan ASN WFH Imbas Asap Karhutla

BARU SAJA — Wali Kota Ambon mengeluarkan instruksi darurat: seluruh sekolah di semua tingkat wajib Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan ASN diminta Work From Home (WFH). Kebijakan ini berlaku 13-16 Oktober 2026.

Keputusan ini diambil setelah kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua menyelimuti Kota Ambon. Kualitas udara dilaporkan memburuk drastis dalam beberapa jam terakhir. Warga diminta waspada dan mengurangi aktivitas luar ruangan.

Fakta Kunci

  • PJJ berlaku untuk semua jenjang pendidikan di Ambon.
  • WFH diterapkan bagi seluruh ASN mulai 13 hingga 16 Oktober 2026.
  • Kabut asap berasal dari karhutla di wilayah Papua.
  • Kualitas udara di Ambon dikonfirmasi masuk kategori tidak sehat.
  • Evakuasi dan penanganan darurat sedang disiagakan.

"Ini langkah cepat untuk melindungi warga, terutama anak-anak dan kelompok rentan," ujar sumber di lingkungan pemerintah kota. Instruksi ini dikonfirmasi langsung oleh pihak berwenang.

Dampak dan Respons

Sejumlah saksi mata melaporkan langit Ambon tampak kelabu sejak pagi. Jarak pandang menurun. Aktivitas warga mulai terganggu. Beberapa ruas jalan terpantau lebih lengang dibanding biasanya.

Dinas pendidikan diminta memastikan PJJ berjalan tanpa hambatan. Sekolah diminta menyiapkan mekanisme pembelajaran daring. Orang tua diimbau mendampingi anak belajar dari rumah.

Bagi ASN, WFH diharapkan mengurangi mobilitas dan paparan asap. Perkantoran pemerintah akan beroperasi dengan sistem piket terbatas. Layanan publik darurat tetap berjalan normal.

Peringatan Kesehatan

Warga diminta memakai masker jika terpaksa keluar rumah. Kelompok rentan — balita, lansia, dan penderita penyakit pernapasan — harus ekstra waspada. Fasilitas kesehatan disiagakan menerima lonjakan pasien ISPA.

"Jika tidak ada keperluan mendesak, tetap di rumah," imbau pihak berwenang. Kabut asap dikabarkan mengandung partikel berbahaya yang bisa memicu gangguan pernapasan.

Perkembangan Selanjutnya

Pemerintah Kota Ambon akan memantau situasi dari jam ke jam. Kebijakan bisa diperpanjang atau diperpendek sesuai kondisi udara. Update resmi akan disampaikan secara berkala.

Karhutla di Papua masih dalam penanganan. Tim gabungan dikerahkan memadamkan titik api. Namun asap dilaporkan terus bergerak ke arah barat daya menuju Maluku.

Warga diimbau tidak panik dan mengikuti informasi resmi. Hoaks soal kabut asap diminta tidak disebarkan. Kesiapsiagaan menjadi kunci menghadapi situasi darurat ini.

UPDATE akan menyusul begitu ada konfirmasi terbaru dari otoritas setempat. Tetap pantau Beritatercepat untuk perkembangan menit ke menit.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User