JAKARTA — BARU SAJA, aparat kepolisian menggerebek dua lokasi yang dikenal sebagai sarang peredaran narkoba di Jakarta Barat. Sebanyak 24 orang ditangkap dalam operasi gabungan di Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Rabu dini hari.
Penggerebekan ini dikonfirmasi berlangsung serentak di dua titik berbeda. Petugas menyisir gang-gang sempit yang selama ini dilaporkan menjadi pusat transaksi barang haram tersebut.
Fakta Kunci Penggerebekan
- 24 orang diamankan petugas dalam operasi simultan
- Lokasi: Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat
- Barang bukti narkoba disita dari kedua lokasi
- Operasi berlangsung dini hari saat transaksi marak
- Sejumlah warga menyaksikan langsung jalannya penggerebekan
MENIT LALU, petugas masih melakukan pendataan terhadap seluruh barang bukti yang diamankan. Sejumlah saksi mata menyebut penggerebekan berlangsung cepat dan mengejutkan warga yang sedang beraktivitas.
"Petugas masuk dari beberapa arah. Warga sempat kaget, tapi tidak ada perlawanan berarti," ujar seorang saksi di lokasi.
Kampung Ambon dan Boncos Jadi Target Lama
Kedua kawasan ini sejak lama dilaporkan menjadi titik rawan peredaran narkoba di ibu kota. UPDATE terbaru menyebutkan polisi telah memetakan jaringan yang beroperasi di sana sebelum menggerebek.
KONFIRMASI dari pihak kepolisian menyatakan operasi ini merupakan bagian dari pemberantasan jaringan narkoba lintas wilayah. Sejumlah nama masih diperiksa untuk mengungkap jaringan lebih besar.
Petugas juga menyisir bangunan kosong dan rumah kontrakan yang diduga dipakai sebagai tempat transaksi. Sejumlah barang bukti dibawa ke markas untuk proses hukum lebih lanjut.
Perkembangan Selanjutnya
Hingga berita ini diturunkan, ke-24 orang yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi belum merinci peran masing-masing tersangka dalam jaringan tersebut.
Warga sekitar berharap penggerebekan ini membuat kawasan mereka lebih aman. Aparat disebut akan terus melakukan pengawasan di kedua lokasi untuk mencegah peredaran narkoba kembali marak.
BREAKING: Operasi lanjutan dikabarkan masih berlangsung di sejumlah titik lain di Jakarta Barat. Perkembangan akan diperbarui segera.
Comments (0)