Oct 14, 2026
breaking

BREAKING: Kolektif Sipil Kepung DPR Desak Hak Angket Ijazah Gibran

JAKARTA — BARU SAJA, Aliansi Kolektif Sipil mendatangi sejumlah fraksi di Gedung DPR RI untuk mendesak pengajuan hak angket terkait dugaan masalah ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Aksi ...

BREAKING: Kolektif Sipil Kepung DPR Desak Hak Angket Ijazah Gibran

JAKARTA — BARU SAJA, Aliansi Kolektif Sipil mendatangi sejumlah fraksi di Gedung DPR RI untuk mendesak pengajuan hak angket terkait dugaan masalah ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Aksi ini dikonfirmasi berlangsung pada jam sibuk parlemen, mengejutkan banyak pihak.

Sejumlah saksi mata melaporkan massa tiba secara bersamaan di beberapa pintu masuk fraksi. Mereka membawa dokumen dan spanduk bertuliskan tuntutan penyelidikan menyeluruh. Situasi dilaporkan siaga, namun tetap kondusif hingga berita ini diturunkan.

Desakan Keras ke Fraksi

Kolektif Sipil menargetkan langsung ruang kerja fraksi, bukan hanya lobi utama. Mereka ingin setiap fraksi menyatakan sikap terbuka. UPDATE MENIT LALU, sejumlah anggota dewan dikabarkan menemui perwakilan massa secara terbatas.

  • Lokasi: Beberapa ruang fraksi di kompleks DPR RI, Senayan.
  • Tuntutan utama: Hak angket untuk menyelidiki dugaan keabsahan ijazah Wapres Gibran.
  • Waktu: Berlangsung BARU SAJA pada jam kerja parlemen.
  • Status: Siaga, tanpa laporan benturan fisik.
  • Pihak yang didatangi: Sejumlah fraksi, jumlah persis belum dikonfirmasi.

KONFIRMASI dari lapangan menyebut massa menolak bubar sebelum ada pernyataan resmi. Mereka menuntut transparansi penuh atas dokumen pendidikan yang jadi sorotan publik. "Kami tidak datang untuk berdebat, kami datang untuk meminta parlemen bekerja," ujar salah satu perwakilan di lokasi.

Respons Parlemen Belum Bulat

Hingga berita ini ditulis, belum ada fraksi yang secara resmi menyatakan menerima usulan hak angket. Sejumlah anggota dikabarkan masih berkoordinasi internal. Perkembangan ini diprediksi memanas dalam 24 jam ke depan.

Pengamat menilai desakan ini menjadi ujian integritas DPR. Hak angket, jika diajukan, akan membuka penyelidikan formal yang menyeret nama Wapres. Namun jalan politiknya tidak mudah, butuh dukungan minimal dua fraksi plus jumlah anggota tertentu.

Evakuasi tidak dilakukan karena aksi dinilai damai. Aparat keamanan hanya berjaga di titik strategis. Massa masih bertahan, menunggu respons resmi dari pimpinan dewan. WARGA diminta tidak terprovokasi dan terus memantau UPDATE terbaru.

BREAKING: Perkembangan menit ke menit akan terus diperbarui. Pantau terus kanal ini untuk konfirmasi resmi dari DPR dan pihak istana.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User