Oct 12, 2026
breaking

BREAKING: Kejagung Ungkap Kerugian Negara Rp863 Miliar di Korupsi Molis MBG

BARU SAJA — Kejaksaan Agung RI mengungkap total kerugian negara mencapai Rp863 miliar dalam kasus dugaan korupsi pengadaan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Angka fantastis itu...

BREAKING: Kejagung Ungkap Kerugian Negara Rp863 Miliar di Korupsi Molis MBG

BARU SAJA — Kejaksaan Agung RI mengungkap total kerugian negara mencapai Rp863 miliar dalam kasus dugaan korupsi pengadaan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Angka fantastis itu dikonfirmasi langsung penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Kamis sore.

"Kerugian negara yang kami hitung mencapai Rp863 miliar," ujar sumber resmi penyidikan, dikonfirmasi sejumlah pihak. Temuan ini mencuat setelah penyidik merampungkan audit forensik atas seluruh kontrak pengadaan di Badan Badan Gizi Nasional (BBGN).

Fakta Kunci Kasus

  • Total kerugian negara: Rp863 miliar — angka final hasil audit penyidik.
  • Objek kasus: pengadaan motor listrik untuk operasional program MBG.
  • Institusi terdampak: Badan Badan Gizi Nasional (BBGN).
  • Penyidik: Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
  • Status: penyidikan aktif, pengembangan ke pihak lain masih berlanjut.

Penyidik menyatakan angka Rp863 miliar muncul dari selisih harga kontrak yang diduga digelembungkan. Harga satuan motor listrik yang dibayar negara jauh di atas harga pasar. Selisih inilah yang dikategorikan sebagai kerugian keuangan negara.

Kronologi Terbongkar

Awalnya, tim penyidik menerima laporan dugaan mark-up pengadaan. MENIT LALU, penyidik membuka data kontrak dan dokumen pembayaran BBGN. Hasilnya, ditemukan pola pengadaan yang tidak wajar.

Saksi mata internal menyebut pengadaan dilakukan terburu-buru. "Prosesnya sangat cepat, seolah dikejar target," kata sumber yang mengetahui alur proyek. Penyidik kini menelusuri aliran dana ke sejumlah pihak.

Kejagung belum menetapkan tersangka baru dalam konferensi pers terakhir. Namun, penyidik memastikan pengembangan kasus terus berjalan. Berkas perkara sejumlah pihak dilaporkan sudah naik ke tahap penyidikan lanjutan.

Dampak ke Program MBG

Kasus ini menjadi pukulan bagi program prioritas pemerintah. Program MBG yang menyasar jutaan penerima manfaat kini disorot. Publik menuntut transparansi pengadaan di seluruh lini.

Pengamat kebijakan menilai temuan Rp863 miliar harus jadi alarm. "Ini bukan angka kecil. Pengawasan pengadaan wajib diperketat," ujar pengamat. Pemerintah diminta membuka hasil audit ke publik.

Kejagung menegaskan komitmen menuntaskan kasus ini. Penyidik sudah mengantongi sejumlah bukti dokumen dan keterangan saksi. Penelusuran aset juga dilakukan untuk pemulihan kerugian negara.

Update Terkini

  • Penyidik fokus menelusuri aliran dana Rp863 miliar.
  • Sejumlah pejabat BBGN dilaporkan telah dimintai keterangan.
  • Audit forensik dokumen pengadaan masih berlangsung.
  • Pemulihan aset disiapkan untuk menutup kerugian negara.

Perkembangan kasus ini dipastikan berlanjut dalam pekan-pekan mendatang. Publik menanti langkah tegas Kejagung menetapkan pihak yang bertanggung jawab. Beritatercepat akan terus memantau setiap perkembangan dari sumber resmi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User