BREAKING — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) BARU SAJA menyelimuti Kota Jambi dengan kualitas udara masuk kategori berbahaya.
Data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dikonfirmasi menembus angka 452. Angka IQAir bahkan tercatat mencapai 593.
Kondisi ini menempatkan Kota Jambi dalam status darurat polusi udara. Warga dilaporkan kesulitan bernapas dan beraktivitas di luar ruangan.
Wilayah Terdampak Meluas
Bukan hanya Kota Jambi. Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tebo juga tercatat dalam kategori berbahaya.
- Kota Jambi: ISPU 452, IQAir 593
- Kabupaten Muaro Jambi: kategori berbahaya
- Kabupaten Tebo: kategori berbahaya
- Kabut asap kian pekat dalam beberapa pekan terakhir
Kabut asap MENIT LALU masih menggantung tebal. Jarak pandang pengendara dilaporkan terganggu signifikan, terutama pada pagi hari.
Imbauan Darurat untuk Pengendara
Polda Jambi mengeluarkan imbauan resmi. Pengendara diminta menyalakan lampu kendaraan saat melintas.
"Tingkatkan kewaspadaan di tengah kabut asap," demikian imbauan yang dikonfirmasi kepada warga.
Saksi mata menyebut kabut terlihat pekat di sekitar kawasan Jembatan Makalam. Foto udara menunjukkan kota tertutup lapisan abu-abu tebal.
Dampak Kesehatan Mengintai
Paparan ISPU di atas 300 berarti udara berbahaya bagi seluruh populasi. Kelompok rentan paling terancam.
- Balita dan anak-anak
- Lansia
- Ibu hamil
- Penderita gangguan pernapasan
Warga diminta mengurangi aktivitas luar ruangan. Masker N95 direkomendasikan jika harus keluar rumah.
Status Siaga Karhutla
Kabut asap bersumber dari kebakaran hutan dan lahan yang belum padam. Titik api dilaporkan masih muncul di sejumlah lokasi.
Evakuasi belum dilakukan. Namun otoritas diminta menyiagakan posko darurat dan layanan kesehatan.
Perkembangan terbaru akan terus diperbarui. Pantau informasi resmi untuk menghindari kabar keliru.
UPDATE — Situasi udara Jambi masih fluktuatif. Warga diimbau tetap siaga hingga kondisi membaik.
Comments (0)