Oct 10, 2026
Bangka Belitung

AHY Pastikan Jaringan Kereta Nasional Terus Dikembangkan

Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono memastikan pemerintah tidak akan berh

AHY Pastikan Jaringan Kereta Nasional Terus Dikembangkan

Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono memastikan pemerintah tidak akan berhenti memperluas jaringan perkeretaapian nasional. Menurutnya, pembangunan jalur kereta menjadi salah satu fondasi utama untuk memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus menekan biaya logistik yang selama ini membebani perekonomian.

Pernyataan itu disampaikan AHY dalam keterangan resminya yang mengulas arah kebijakan pembangunan infrastruktur periode mendatang. Ia menegaskan, pengembangan jalur kereta tidak hanya berfokus di Pulau Jawa, tetapi juga menyasar wilayah luar Jawa yang selama ini memiliki akses transportasi massal terbatas.

"Jaringan perkeretaapian nasional akan terus dikembangkan. Ini bukan proyek sesaat, melainkan agenda jangka panjang untuk memastikan konektivitas antarwilayah berjalan efisien dan berkeadilan," ujar AHY, seperti dikutip dari keterangan resminya, Selasa.

Prioritas di Luar Jawa

Arah pembangunan yang digariskan Kementerian Koordinator Infrastruktur mencakup sejumlah program prioritas. Pengembangan jaringan kereta di luar Jawa disebut menjadi salah satu titik berat karena selama ini pembangunan infrastruktur perkeretaapian masih terkonsentrasi di wilayah barat Indonesia.

Berikut sejumlah poin utama dari kebijakan pengembangan jaringan perkeretaapian yang disampaikan Menko Infra:

  • Perluasan jalur luar Jawa — pemerintah mendorong pembangunan jalur kereta di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua untuk membuka daerah yang selama ini terisolasi.
  • Integrasi antarmoda — jaringan kereta akan disinergikan dengan pelabuhan, bandara, dan kawasan industri agar rantai logistik lebih pendek.
  • Efisiensi biaya logistik — kereta dinilai lebih hemat untuk mengangkut barang dalam jumlah besar dibandingkan moda darat konvensional.
  • Pemerataan pembangunan — konektivitas kereta diharapkan mempersempit kesenjangan ekonomi antara Jawa dan wilayah timur Indonesia.

Timeline Pembangunan yang Berjalan

  1. Pemerintah terlebih dahulu menuntaskan proyek-proyek kereta yang sudah berjalan, termasuk jalur yang berada di kawasan perkotaan padat.
  2. Setelah itu, pengembangan dilanjutkan ke koridor-koridor baru yang menghubungkan kawasan industri dengan pelabuhan utama.
  3. Pemerintah juga mendorong keterlibatan badan usaha dan investor untuk mempercepat pembangunan jalur yang bersifat komersial.
  4. Evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan setiap proyek sesuai target waktu dan anggaran.

AHY menekankan bahwa pembangunan kereta bukan sekadar soal membangun rel dan stasiun. Menurut dia, dampak ekonominya jauh lebih luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga munculnya pusat-pusat pertumbuhan baru di sekitar jalur kereta.

"Kereta bukan hanya alat transportasi. Ia adalah katalis pertumbuhan wilayah. Ketika akses terbuka, ekonomi ikut bergerak," kata dia.

Meski demikian, pemerintah diingatkan untuk memperhatikan aspek pembiayaan. Sejumlah pengamat transportasi menilai proyek perkeretaapian membutuhkan dana besar dengan masa pengembalian yang panjang, sehingga skema pendanaan harus dirancang hati-hati agar tidak membebani anggaran negara.

Pemerintah sendiri menyatakan akan mengombinasikan sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, kerja sama pemerintah dan badan usaha, serta investasi swasta. Skema itu dinilai penting agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan stabilitas fiskal.

Selain pembangunan fisik, pengembangan jaringan kereta juga menyentuh aspek sumber daya manusia. Pemerintah menyiapkan pelatihan bagi tenaga kerja di sektor perkeretaapian agar pengoperasian dan pemeliharaan sarana prasarana dapat dilakukan secara mandiri.

Dengan arah kebijakan ini, pemerintah berharap jaringan perkeretaapian nasional ke depan tidak lagi terpusat di satu pulau. Konektivitas yang merata diyakini menjadi kunci menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah fokus memperluas jalur ke luar Jawa, integrasi antarmoda, dan pemerataan pembangunan. Simak selengkapnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User