JAKARTA — Politikus Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia BARU SAJA melancarkan serangan balik keras terhadap Hasyim Asy'ari. Ia menyebut mantan komisioner KPU itu munafik dan lupa pernah dipecat dua kali.
Pernyataan ini mencuat di tengah polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 dalam PKPU 19/2023. Doli menantang Hasyim membahas persoalan tersebut di forum resmi.
Serangan Balik Doli
Doli tidak tinggal diam menghadapi kritik Hasyim. Ia justru membalikkan situasi dengan mengungkit rekam jejak Hasyim.
- Doli menyebut Hasyim munafik dalam menyikapi polemik PKPU.
- Ia menegaskan Hasyim pernah dipecat dua kali dari jabatannya.
- Doli menantang Hasyim berdebat di forum resmi, bukan di ruang publik.
- Kritik Hasyim dinilai Doli sebagai upaya mengalihkan perhatian.
"Dia lupa dipecat dua kali, munafik," ujar Doli dalam keterangannya, MENIT LALU. Pernyataan itu langsung memantik reaksi publik.
Polemik Pasal 18 PKPU 19/2023
Isu ini bermula dari dugaan penyelundupan Pasal 18 dalam revisi PKPU 19/2023. Pasal itu mengatur syarat pencalonan kepala daerah.
Hasyim sebelumnya mengkritik proses revisi aturan tersebut. Ia menilai ada manuver politik di baliknya.
Namun Doli menolak narasi itu. Ia balik menuduh Hasyim tidak konsisten.
- Pasal 18 PKPU 19/2023 jadi sorotan jelang pendaftaran Pilkada.
- Hasyim mengkritik dugaan penyelundupan aturan.
- Doli menantang Hasyim membuktikan tuduhannya di forum resmi.
- KPU belum memberi konfirmasi resmi atas polemik ini.
Desakan Forum Resmi
Doli menegaskan polemik ini harus dibahas secara terbuka. Ia menolak debat dilakukan lewat pernyataan di media.
"Bahas di forum resmi, jangan main tuduh," tegas Doli. Ia menyebut Hasyim harus bertanggung jawab atas ucapannya.
Menurut Doli, tuduhan tanpa bukti hanya merusak proses demokrasi. Ia meminta semua pihak mengedepankan fakta.
Saksi mata menyebut pernyataan Doli memanaskan dinamika politik nasional. Publik menunggu langkah Hasyim merespons.
Respons dan Konfirmasi
Hingga berita ini diturunkan, Hasyim belum memberi tanggapan resmi. Timnya dikabarkan masih menyusun pernyataan.
- Doli menantang debat terbuka soal PKPU 19/2023.
- Hasyim belum merespons serangan balik tersebut.
- KPU diminta netral dalam proses revisi aturan.
- Publik menanti perkembangan polemik ini.
Pengamat menilai konflik ini bisa berdampak pada tahapan Pilkada. Keduanya diminta menahan diri.
Doli menegaskan Golkar konsisten mengawal aturan sesuai koridor hukum. Ia menolak tuduhan adanya penyelundupan pasal.
"Kami siaga mengawal setiap proses. Jangan ada yang main-main," ucap Doli. Ia memastikan partainya mengawasi ketat dinamika ini.
Dampak ke Tahapan Pilkada
Polemik PKPU 19/2023 berpotensi mengganggu tahapan pendaftaran calon. KPU dituntut transparan.
Doli meminta semua pihak menghormati proses hukum. Ia menolak tekanan yang mengarah pada intervensi.
Sementara itu, sejumlah pihak mendesak klarifikasi resmi. Situasi ini disebut memasuki fase darurat politik.
Beritatercepat akan terus memantau perkembangan. Setiap konfirmasi baru akan dilaporkan secepatnya.
Comments (0)