Oct 11, 2026
breaking

Denny Indrayana Ragu DPR Mulai Pemakzulan Gibran

BREAKING: Denny Indrayana menyatakan keraguan besar DPR akan memulai proses pemakzulan terhadap Gibran Rakabuming Raka pasca putusan Mahkamah Konstitusi.Pernyataan itu BARU SAJA disampaikan mantan Wak...

Denny Indrayana Ragu DPR Mulai Pemakzulan Gibran

BREAKING: Denny Indrayana menyatakan keraguan besar DPR akan memulai proses pemakzulan terhadap Gibran Rakabuming Raka pasca putusan Mahkamah Konstitusi.

Pernyataan itu BARU SAJA disampaikan mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM tersebut. Ia menilai tidak ada tanda-tanda gerakan politik signifikan di Senayan.

“Saya pesimis DPR akan memproses pemakzulan Gibran,” ujar Denny, dikonfirmasi dalam pernyataan terbarunya.

Tak Ada Gerakan Saat Reses

Denny menyoroti situasi DPR yang sedang memasuki masa reses. Menurutnya, momentum reses justru membuat wacana pemakzulan semakin kehilangan tenaga.

  • Tidak ada rapat internal DPR yang membahas pemakzulan Gibran.
  • Reses membuat anggota dewan tersebar di daerah pemilihan.
  • Putusan MK disebut tidak otomatis memicu langkah politik di parlemen.
  • Denny menilai partai koalisi masih solid menahan wacana ini.

Ia menjelaskan, putusan MK seharusnya menjadi pintu masuk bagi DPR untuk menilai ulang posisi Gibran sebagai Wakil Presiden. Namun realitas politik berkata lain.

“Secara hukum, pintu itu terbuka. Secara politik, pintu itu sedang dikunci rapat,” kata Denny.

Dampak ke Pemerintahan

Jika DPR benar-benar bergerak, proses pemakzulan akan menjadi ujian besar bagi stabilitas pemerintahan. Namun Denny memprediksi skenario itu kecil kemungkinan terjadi dalam waktu dekat.

Pengamat menilai pernyataan ini menambah tekanan publik terhadap DPR. Desakan dari masyarakat sipil disebut terus mengalir, tetapi belum direspons secara resmi.

UPDATE: Sejauh ini belum ada konfirmasi dari pimpinan DPR terkait wacana tersebut. Sejumlah anggota dewan yang dikonfirmasi memilih bungkam.

Saksi mata di kompleks parlemen menyebut suasana Senayan relatif sepi. Tidak ada aktivitas politik luar biasa yang terpantau MENIT LALU.

Denny menegaskan, tanpa dorongan partai besar, pemakzulan hanya akan berhenti sebagai wacana. Ia mengingatkan publik agar tidak berharap terlalu tinggi pada langkah DPR.

“Kekuatan pemakzulan ada di tangan partai, bukan di tangan opini publik semata,” tegasnya.

Yang Harus Dipantau

  • Agenda DPR setelah reses berakhir.
  • Sikap partai koalisi terhadap putusan MK.
  • Tekanan publik yang terus menguat di media sosial.
  • Pernyataan resmi Istana dan pimpinan DPR.

Situasi ini masih dinamis. Beritatercepat akan terus memantau setiap perkembangan. Warga diminta tetap siaga terhadap informasi resmi dan tidak terpancing hoaks.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User