Oct 15, 2026
breaking

BREAKING: Misi Tentara Jepang Bantu Karhutla Kalimantan Resmi Berakhir

JAKARTA — BARU SAJA, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengonfirmasi bahwa misi bantuan tentara Jepang untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimanta...

BREAKING: Misi Tentara Jepang Bantu Karhutla Kalimantan Resmi Berakhir

JAKARTA — BARU SAJA, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengonfirmasi bahwa misi bantuan tentara Jepang untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan telah resmi berakhir.

Konfirmasi ini menutup spekulasi yang berkembang setelah pasukan Japan Self-Defense Forces (JSDF) terlihat meninggalkan lokasi operasi dalam beberapa hari terakhir. Suharyanto menegaskan penghentian bantuan bukan karena eskalasi memburuk, melainkan karena durasi misi yang memang telah disepakati kedua negara telah selesai.

"Misi bantuan Jepang berakhir setelah 14 hari pelaksanaan," ujar Suharyanto dalam keterangan resminya, dilaporkan MENIT LALU.

Rangkaian Operasi 14 Hari

Sejak kedatangan pertama, personel Jepang dikerahkan untuk mendukung operasi pemadaman di sejumlah titik panas (hotspot) prioritas di Kalimantan. Fokus utama mereka adalah area gambut yang sulit dijangkau tim darat konvensional.

  • Durasi misi: 14 hari sejak kedatangan
  • Lokasi: Titik panas prioritas di Kalimantan
  • Fokus: Area gambut dan medan sulit
  • Status: Misi selesai, personel ditarik

Bantuan tersebut mencakup dukungan teknis pemadaman, peralatan khusus, serta personel terlatih yang diterjunkan langsung ke lapangan. Kehadiran mereka sempat menjadi sorotan karena keterlibatan asing dalam penanganan bencana domestik jarang terjadi.

Kondisi Terkini di Lapangan

Meski misi Jepang berakhir, Suharyanto memastikan operasi penanganan karhutla di Kalimantan tetap berjalan. Tim gabungan BNPB, TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih dikerahkan.

"Penanganan tidak berhenti. Tim nasional masih siaga penuh di lokasi," tegasnya.

Berdasarkan pantauan satelit, jumlah titik panas di beberapa kabupaten Kalimantan dilaporkan menurun dalam sepekan terakhir. Namun, potensi lonjakan masih ada mengingat kondisi cuaca kering yang diprediksi berlanjut.

Evakuasi dan Siaga Darurat

Otoritas lokal tetap memberlakukan status siaga darurat di sejumlah wilayah. Warga di sekitar area terdampak diminta mengikuti arahan petugas.

  • Status siaga darurat masih berlaku di beberapa kabupaten
  • Tim gabungan tetap dikerahkan ke titik panas
  • Warga diimbau tidak membuka lahan dengan cara dibakar

Saksi mata di lapangan melaporkan kabut asap sempat menurun setelah hujan buatan digelar beberapa hari lalu. Namun, kualitas udara di beberapa kota masih fluktuatif.

Konfirmasi Resmi dan Langkah Lanjutan

Suharyanto menegaskan BNPB akan melakukan evaluasi menyeluruh atas seluruh operasi, termasuk kontribusi bantuan internasional. Hasil evaluasi akan menjadi dasar penentuan strategi penanganan karhutla ke depan.

Pemerintah juga dikonfirmasi terus berkoordinasi dengan mitra internasional untuk potensi kerja sama lanjutan. Namun, belum ada keputusan resmi soal perpanjangan atau misi baru.

"Kami akan lihat perkembangan. Yang jelas, prioritas utama adalah keselamatan warga dan pengendalian titik panas," tutup Suharyanto.

Perkembangan situasi karhutla di Kalimantan akan terus dipantau. Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera melapor jika menemukan titik api baru.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User