JAKARTA — BARU SAJA, Jokowi akhirnya angkat bicara menanggapi ramainya wacana pemakzulan terhadap Gibran Rakabuming Raka yang mencuat di DPR. Mantan presiden RI itu mendorong semua pihak untuk mengikuti mekanisme demokrasi dan konstitusi yang berlaku.
Respons ini muncul setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) memicu gelombang reaksi politik di Senayan. Sejumlah anggota dewan dikabarkan mulai menggulirkan wacana pemakzulan terhadap Wakil Presiden tersebut.
Respons Jokowi: Ikuti Aturan Konstitusi
Jokowi menegaskan bahwa setiap dinamika politik harus diselesaikan melalui jalur yang sah. Ia mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang menjunjung tinggi konstitusi.
- Jokowi dorong semua pihak ikuti mekanisme demokrasi
- Wacana pemakzulan Gibran mencuat di DPR
- Putusan MK menjadi pemicu utama reaksi politik
- Jokowi tekankan jalur konstitusi sebagai penyelesaian
"Semua harus mengikuti mekanisme demokrasi dan konstitusi," tegas Jokowi kepada awak media, dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (10/4/2025).
DPR Ramai Wacana Pemakzulan
Wacana pemakzulan ini dilaporkan mencuat setelah putusan MK terkait sejumlah perkara strategis. Beberapa anggota DPR disebut mulai menggalang dukungan untuk menggulirkan mekanisme tersebut.
Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pimpinan DPR mengenai langkah konkret pemakzulan. Sejumlah pengamat menilai wacana ini masih sebatas manuver politik.
- Belum ada konfirmasi resmi dari pimpinan DPR
- Pengamat nilai wacana masih manuver politik
- Situasi politik di Senayan memanas
- Evakuasi kepentingan politik tengah berlangsung
Kasus Ijazah Gibran
Isu ini juga dikaitkan dengan kasus ijazah yang sempat mencuat. Sejumlah pihak mempertanyakan keabsahan dokumen pendidikan Gibran.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Gibran maupun tim hukumnya terkait perkembangan terbaru ini. Situasi masih dinamis dan terus berkembang.
Beritatercepat akan terus memantau perkembangan menit ke menit. Ikuti update selanjutnya hanya di portal Detik Ini Juga.
Comments (0)