Oct 10, 2026
breaking

BREAKING: iPhone Presenter TVRI Kunci Bongkar Kejanggalan Kematian

BREAKING NEWS — Ponsel iPhone 13 putih milik presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, disebut sebagai kunci utama mengungkap teka-teki kematiannya. Kuasa hukum keluarga korban, Yan Cristian Warinu...

BREAKING: iPhone Presenter TVRI Kunci Bongkar Kejanggalan Kematian

BREAKING NEWS — Ponsel iPhone 13 putih milik presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, disebut sebagai kunci utama mengungkap teka-teki kematiannya. Kuasa hukum keluarga korban, Yan Cristian Warinusi, BARU SAJA meminta penyidik Polda Papua Barat melakukan uji digital forensik terhadap perangkat tersebut. Permintaan ini dikonfirmasi langsung kepada publik, Senin.

Menurut Warinusi, ponsel yang kini diamankan penyidik bak "kotak Pandora". Isinya dinilai mampu menelusuri rentetan peristiwa sebelum korban tewas. Kasus dugaan pembunuhan ini telah menyeret dua tersangka, yakni Desty Marenska Thenu dan Petra Timotius Pattipeilohy.

Desakan Forensik Digital

Keluarga berharap laboratorium digital forensik segera membuka isi ponsel korban. Langkah itu diyakini membuat kasus semakin terang. "Kami sangat berharap handphone milik korban dapat dibuka," ujar Warinusi. Ia menegaskan semua informasi terkait dugaan pembunuhan atau penganiayaan harus terungkap jelas.

Alibi Terpeleset Ditolak

Pihak keluarga MENOLAK narasi tersangka yang menyebut korban tewas akibat terpeleset, tenggelam, lalu hanyut di Sungai Memti. Alibi itu dinilai bertolak belakang dengan fakta medis. Berdasarkan hasil otopsi, visum et repertum, dan uji laboratorium jaringan tubuh, tidak ditemukan tanda patah tulang pada korban.

  • Tidak ada indikasi patah tulang berdasarkan temuan medis.
  • Ditemukan sisa makanan berupa es buah di usus korban.
  • Ada bekas luka serta lebam pada wajah dan tubuh korban.
  • Dua tersangka sudah ditetapkan dan ditangkap polisi.
  • Motif pembunuhan belum diungkap penyidik hingga kini.

Temuan es buah di usus memicu keraguan apakah jasad korban benar-benar terbawa arus hingga tersangkut di celah batu air terjun. Warinusi juga menyoroti kondisi fisik almarhum. Ia menduga tindak pidana ini direncanakan dan melibatkan lebih dari lima orang.

Misteri Kronologi Penemuan Jasad

Keluarga mendesak kepolisian mengusut tuntas rentang waktu pencarian hingga penemuan jasad pada 26–27 Juli 2026. Informasi beredar di media sosial pada Minggu malam soal penemuan jasad di celah batu Air Terjun Memti. Namun evakuasi baru dilakukan keesokan harinya oleh Polres Pegunungan Arfak.

Penyidik diminta merinci siapa pihak pertama yang menemukan jasad. Tujuannya memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh, profesional, dan berbasis bukti ilmiah. "Semua kemungkinan harus ditelusuri berdasarkan bukti, termasuk potensi keterlibatan pihak lain," tegas Warinusi.

Hingga berita ini diturunkan, polisi belum mengungkap motif pelaku. UPDATE selanjutnya akan menyusul. Publik menanti hasil forensik digital ponsel korban yang disebut-sebut menyimpan jejak percakapan, lokasi, hingga foto sebelum insiden terjadi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User