BARU SAJA — Kawasan Kebon Sirih mendadak berubah menjadi mesin waktu. Festival Jalan Jaksa resmi digelar dan membawa warga kembali ke era 80-an.
Suasana langsung berbeda begitu festival dimulai. Warga tumpah ruah memadati jalan. Kostum era 80-an mendominasi keramaian. Nostalgia terasa nyata.
"Ini seperti kembali ke masa muda saya," kata seorang saksi mata di lokasi. Ia mengenakan kemeja flanel dan celana cutbray. Warga lain tampak kompak mengenakan pakaian khas dekade tersebut.
Fakta Kunci Festival
- Lokasi: Kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat
- Tema: Nostalgia era 80-an
- Peserta: Warga lokal dan pengunjung dari luar kawasan
- Atribut: Kostum, musik, dan dekorasi tempo dulu
- Status: Berlangsung, pengamanan siaga
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi. Warga tidak hanya menonton. Mereka ikut memeriahkan dengan berdandan sesuai tema. Beberapa di antaranya membawa properti khas 80-an.
Festival ini dikonfirmasi sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali identitas Jalan Jaksa. Kawasan itu dikenal sebagai pusat wisata legendaris sejak puluhan tahun silam. Kini, semangat lama itu dibangkitkan kembali.
Nuansa 80-an Terasa Kental
Musik tempo dulu mengiringi langkah pengunjung. Dekorasi bernuansa retro menghiasi sudut jalan. Lampu warna-warni menambah atmosfer malam. Warga tampak menikmati setiap sudut festival.
"Saya sengaja datang untuk bernostalgia," ujar seorang pengunjung. Ia mengaku rela menempuh perjalanan jauh demi merasakan suasana tersebut.
Petugas keamanan dikerahkan untuk mengatur arus pengunjung. Rekayasa lalu lintas diberlakukan di sekitar lokasi. Warga diimbau menggunakan transportasi umum. Evakuasi darurat juga disiapkan sebagai antisipasi.
Perkembangan Selanjutnya
Festival ini diprediksi menarik lebih banyak pengunjung pada jam-jam berikutnya. Panitia belum memberikan keterangan resmi soal jumlah pengunjung. Namun, lonjakan terlihat sejak sore hari.
Beberapa pedagang mengaku kebanjiran pembeli. Dagangan bertema 80-an paling dicari. Mulai dari camilan tradisional hingga aksesori retro.
Warga berharap festival semacam ini digelar rutin. Mereka menilai kegiatan ini mempererat kebersamaan. Selain itu, ekonomi kawasan ikut bergerak.
Beritatercepat akan terus memantau perkembangan festival ini. Informasi terbaru akan disampaikan secepatnya. Pantau terus kanal kami untuk update berikutnya.
Comments (0)